Cari Blog Ini

Sabtu, 06 Oktober 2012

Hikmah dan Keutamaan Qurban

1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban

Dari Zaid bin Arqam, ia berkata atau mereka berkata: "Wahai Rasulullah SAW, apakah kurban itu?" Rasulullah menjawab: "Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim." Mereka menjawab: "Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?" Rasulullah menjawab: "Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan." Mereka menjawab: "Kalau bulu-bulunya?" Rasulullah menjawab: "Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).


2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat 'Ied kami." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

3. Ibadah Qurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Alloh SWT.
 Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah -sebagai qurban- dimanapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya." (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib)

4. Berqurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa.
"Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Alloh." (HR. Muslim)

5. Berqurban adalah ibadah yang paling utama.




 "Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 2).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra. sebagaimana dalam Majmu' Fatwa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan:
"Alloh AWT memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu sholat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqorrub, tawadhu', merasa butuh kepada Alloh SWT, husnudzan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Alloh SWT, janji, perintah, serta keutamaan-Nya."







"Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurban), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Alloh, Tuhan semesta alam. (QS. Al-An'am: 162).
Beliau juga menegaskan: "Ibadah harta benda yang paling mulia adalah mengembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat..."

6. Berqurban adalah sebagian dari syiar agama Islam.











"Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Alloh terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Alloh kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Alloh)." (QS. Al-Hajj: 34).

7. Mengenang ujian kecintaan dari Alloh SWT kepada Nabi Ibrahim AS.












"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata, 'Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insya Alloh kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.' Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim telah membaringkan anaknya atas pelipis(nya0, (nyatalah kesabaran keduanya). Dam Kami panggillah dia: 'Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (QS. Ash-Shofat: 102-107).

Sumber: Buletin Al Falah Edisi 036, Jum'at, 28 September 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar