Cari Blog Ini
Minggu, 07 Oktober 2012
Pantai Jayanti Mulai Diincar Pelancong
Bayangan perjalanan jauh dengan jalanan berliku dan buruk di kalangan penggiat pariwisata akan objek wisata di wilayah selatan Jawa Barat sungguh sulit dihapus. Meskipun kini jalanan sudah berubah menjadi aspal hotmix mulus dan di beberapa titik, bahu, maupun badan jalan diperlebar.
Hal ini pula yang dialami sejumlah objek wisata bahari di wilayah Cianjur selatan yang panjang pantainya mencapai 75 kilometer. Beberapa objek wisata yang terus dikembangkan sejak 10 tahun lalu lambat laun kondisinya mulai kurang terpelihara.
Koleksi Lagu Dangdut Haji Rhoma Irama
Bagi Penggemar lagu-lagu dangdut pasti kenal dengan yang disebut raja dangdut Bang Haji Rhoma Irama dengan grup Sonetanya. Dan pastinya Koleksi Lagu Soneta dan Rhoma Irama sangat diminati bagi para penggemarnya. Walaupun akhir-akhir ini Rhoma Irama sudah tidak aktif menciptakan lagu-lagu seperti dulu, namun justru membuat lagu-lagu ciptaannya menjadi lagu-lagu legendaris di dunia dangdut.
Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan “Raja Dangdut”.
Pada tahun 70 an, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan “Raja Dangdut”.
Pada tahun 70 an, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Dasar Pikiran MUNAS-KONBES NU 2012, Kembali ke Khittah Indonesia 1945
I. Posisi dan Sikap NU
NU merupakana bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia dengan segala macam tata-nilai dan segenap persoalannya. Bila Indonesia dalam bahaya NU juga ikut terancam, bila Indonesia aman NU juga merasa aman. Bila Indonesia berdaulat dan bermartabat. Nu juga ikut berdaulat dan memiliki martabat. Saat ini bangsa Indonesia sedang bersusah payah menyelesaian berbagai persoalan yang timbul akibat Reformasi yang dilakukan. Reformasi sebuah tonggak untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh dalam kehidupan social, ekonomi, politik dan kenegaraan. Gerakan itu dimulai dengan melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Sejak awal NU sangat peduli terhadap hal ini, ikut mendorong tetapi dengan bersikap hati-hati.
NU merupakana bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia dengan segala macam tata-nilai dan segenap persoalannya. Bila Indonesia dalam bahaya NU juga ikut terancam, bila Indonesia aman NU juga merasa aman. Bila Indonesia berdaulat dan bermartabat. Nu juga ikut berdaulat dan memiliki martabat. Saat ini bangsa Indonesia sedang bersusah payah menyelesaian berbagai persoalan yang timbul akibat Reformasi yang dilakukan. Reformasi sebuah tonggak untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh dalam kehidupan social, ekonomi, politik dan kenegaraan. Gerakan itu dimulai dengan melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Sejak awal NU sangat peduli terhadap hal ini, ikut mendorong tetapi dengan bersikap hati-hati.
Khittah Nahdlatul Ulama
Mukaddimah Nahdlatul Ulama adalah Jam’iyah Diniyah (organisasi Keagamaan) wadah bagi para Ulama dan pengikutnya yang didirikan pada 16 Rajab 1344 H / 31 Januari 1926 M di Surabaya. NU didirikan atas dasar kesadaran bahwa setiap manusia hanya dapat memenuhi kebutuhannya, bila hidup bermasyarakat.
NU didirikan dengan tujuan memelihara, melestarikan, mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islamyang berhaluan Ahlusunnah Al Jamaah dengan menganut salah satu dari empat madzhab Maliki, Hambali, Hanafi, Syafii, serta mempersatukan langkah Ulama’ dan pengikutnya dan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan umat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkatdan martabat manusia.
Sabtu, 06 Oktober 2012
Hari Pahlawan dan Resolusi Jihad NU
Peristiwa yang kemudian kita peringati sebagai hari pahlawan, yakni tanggal 10 November 1945 atau tepatnya 66 tahun yang lalu, jarang orang mengetahui bahwa peristiwa pertempuran yang sangat dahsyat nan heroik tersebut sebenarnya dipicu atau diinsipirasi oleh suatu resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’arie, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, yang sekaligus sebagai Ketua Umum NU saat itu.
Mbah Hasyim atas pertanyaan Presiden Soekarno perihal hukum membela tanah air sehubungan dengan akan datangnya enam ribu tentara Inggris di bawah komando Brigadir Jenderal Mallaby, Panglima Brigade ke-49 (India) yang akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dan bahkan penjajah Belanda dengan tentara NICA-nya (Netherlands Indies Civil Administration) yang sudah terusir pun ikut membonceng tentara Sekutu tersebut.
Mbah Hasyim atas pertanyaan Presiden Soekarno perihal hukum membela tanah air sehubungan dengan akan datangnya enam ribu tentara Inggris di bawah komando Brigadir Jenderal Mallaby, Panglima Brigade ke-49 (India) yang akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dan bahkan penjajah Belanda dengan tentara NICA-nya (Netherlands Indies Civil Administration) yang sudah terusir pun ikut membonceng tentara Sekutu tersebut.
Dongeng, Media Efektif Menyampaikan Pelajaran
Saat ini Negara-negara di Asia seperti Kore Selatan, Cina dan Singapura memiliki keunggulan dalam system pendidikannya. Salah satu kunci keberhasilan pendidikan ini, di Korea Selatan misalnya, adalah karena Negara itu serius mengajarkan membaca dan mendongeng kepada siswanya.
Di Indonesia, dalam kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya juga sudah menerapkan empat pilar yakni mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Namun implementasinya masih rendah.
“Banyak guru yang tidak menerapkan empat pilar itu secara utuh, terutama pilar memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng yang dilisankan,” kata Direktur Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Media Anak (LEPPMA) Dra. Heni Helmiati Juhari, Jum’at (21/9).
Di Indonesia, dalam kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya juga sudah menerapkan empat pilar yakni mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Namun implementasinya masih rendah.
“Banyak guru yang tidak menerapkan empat pilar itu secara utuh, terutama pilar memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng yang dilisankan,” kata Direktur Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Media Anak (LEPPMA) Dra. Heni Helmiati Juhari, Jum’at (21/9).
Langganan:
Postingan (Atom)





