Cari Blog Ini

Sabtu, 06 Oktober 2012

Hari Pahlawan dan Resolusi Jihad NU


Peristiwa yang kemudian kita peringati sebagai hari pahlawan, yakni tanggal 10 November 1945 atau tepatnya 66 tahun yang lalu, jarang orang mengetahui bahwa peristiwa pertempuran yang sangat dahsyat nan heroik tersebut sebenarnya dipicu atau diinsipirasi oleh suatu resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’arie, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, yang sekaligus sebagai Ketua Umum NU saat itu.

Mbah Hasyim atas pertanyaan Presiden Soekarno perihal hukum membela tanah air sehubungan dengan akan datangnya enam ribu tentara Inggris di bawah komando Brigadir Jenderal Mallaby, Panglima Brigade ke-49 (India) yang akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dan bahkan penjajah Belanda dengan tentara NICA-nya (Netherlands Indies Civil Administration) yang sudah terusir pun ikut membonceng tentara Sekutu tersebut.

Dongeng, Media Efektif Menyampaikan Pelajaran

Saat ini Negara-negara di Asia seperti Kore Selatan, Cina dan Singapura memiliki keunggulan dalam system pendidikannya. Salah satu kunci keberhasilan pendidikan ini, di Korea Selatan misalnya, adalah karena Negara itu serius mengajarkan membaca dan mendongeng kepada siswanya.

Di Indonesia, dalam kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya juga sudah menerapkan empat pilar yakni mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Namun implementasinya masih rendah.

“Banyak guru yang tidak menerapkan empat pilar itu secara utuh, terutama pilar memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng yang dilisankan,” kata Direktur Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Media Anak (LEPPMA) Dra. Heni Helmiati Juhari, Jum’at (21/9).

NU Tak Pernah Lepas dari Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

Oleh: Amirul Khair. Sejarah perjuangan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan jalan panjang yang menjadi catatan penting dalam lintas sejarah dunia. Sekira 3,5 abad Indonesia dijajah kolonial dan dalam rentang waktu tersebut, bangsa Indonesia sudah mengalami pergantian generasi panjang serta kerugian luar biasa.
Bisa dibayangkan. Dengan tempo waktu 67 tahun Indonesia merdeka sejak 1945 lalu dengan diproklamirkannya kemerdekaan oleh Bapak Bangsa negeri ini Soekarno – Hatta, sampai saat ini pembangunan sudah termasuk maju.

Tak terbayangkan pula bagaimana indahnya negeri Bambu Runcing ini bila sejak 3,5 abad lalu sudah merdeka. Pasti akan melebihi negeri-negeri lain yang sudah maju di dunia.

Pembelajaran Sains Kontekstual

Oleh: Sidiq Wachyono

Kelemahan dalam pembelajaran sains di sekolah, diantaranya adalah pembelajaran yang tidak kontekstual. Faktanya, sebagian besar siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dan bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan nyata. Hal ini karena pemahaman konsep akademik yang mereka peroleh hanyalah menrupakan sesuatu yang abstrak, belum menyentuh kebutuhan praktis kehidupan mereka.

Di lapangan masih terdapat guru yang mengajarkan sains berupa teori saja dan menekankan pada rumus-rumus dan perhitungan yang rumit. Padahal, pendidikan sains diharapkan dapat menjadi wahana bagi perserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Saat Ibadah Haji


1. Ketika Berniat
Mengubah niat setelah memasuki proses ibadah haji. Jika seseorang telah berniat haji untuk dirinya sendiri, tidak boleh diubah untuk menghajikan orang lain.

2. Ketika Berihram
  • Melewati miqat tanpa berihram. Jika seseorang berniat ke Mekkah untuk berhaji atau umrah, wajib baginya berihram dari Miqat. Jika tidak, ia diharuskan menyembelih seekor kambing.
  • Menganggap bahwa berihram hanya menggunakan dua helai kain putih.
  • Berkeyakinan bahwa shalat dua rakaan sebelum/setelah mengenakan ihram merupakan syarat sah

Hikmah dan Keutamaan Qurban

1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban

Dari Zaid bin Arqam, ia berkata atau mereka berkata: "Wahai Rasulullah SAW, apakah kurban itu?" Rasulullah menjawab: "Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim." Mereka menjawab: "Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?" Rasulullah menjawab: "Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan." Mereka menjawab: "Kalau bulu-bulunya?" Rasulullah menjawab: "Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Jumat, 05 Oktober 2012

Bersepeda Menikmati Alam

Aktivitas bersepeda seperti juga olah raga luar ruang lainnya memiliki beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan melakukannya. Bersepeda cross country (XC) akan membawa kita menjelajahi alam dengan segala karakteristiknya. Berbagai kondisi jalur yang dihadapi seperti makadam hingga jalur tunggal akan menjadi tantangan tersendiri selain seperti faktor cuaca dan kondisi alam lainnya.

Persiapan sebelum bersepeda cross country tak cukup hanya persiapan fisik dan mental, tetapi perlengkapan lain yang berhubungan dengan sepeda. Sebut saja suku cadang sepeda, toolset portable, serta semua yang berhubungan dengan fisik pengendara seperti makanan, minuman, dan perlengkapan lainnya. Sarung tangan, sepatu, kacamata, jas hujan, serta body protector sangat diperlukan untuk menunjang faktor keamanan dan kenyamanan.